Berakhir dengan bahagia!

Sedikit pesan-kesan (curhat) dari para relawan yang mengerjakan kartun ini:

iLuminarie

Sebenernya awal pengin garap kartun Charlotte ini bukan karena dari PeA atau karya Jun Maeda, tapi karena pengumuman hasil audisi pengisi suaranya memang mayoritas idola gue (terutama Ayaneru dan Mayayan).

Dari segi cerita, kartun orisinal ini mengusung tema kekuatan super yang notabenenya sudah umum, tapi yang jadi pembeda di sini, gue lihat sih, selain ada unsur siscon, ikatan persaudaraannya pun kental banget.

Dari segi musik, selain lagu pembuka dan penutup yang diisi sama penyanyi langganan Jun Maeda, Lia dan Aoi Tada, beberapa lagu sisipan juga enggak kalah bagusnya, selain ada ZHIEND dengan suara vokal dari marina (bukan Miyuki Sawashiro ya, dia cuma nyanyi di episode 8), ditambah cukup bikin kaget adalah How-Low-Hello yang gue kira mereka itu grup idola, enggak tahunya band yang lagunya cukup menghentak (vokal Mayayan selain di single Rosenburg Engel dan Derem@s Collection vol.6, di sini diuji juga tentunya).

Segi karakter gue enggak bisa komentar apa-apa, pengisi suara udah klop banget sama karakter.

Akhir kata, setelah kartun Charlotte ini tamat, gue sarankan nonton Baal *** veer yang ceritanya seputar kekuatan super juga.

Hoshii

Dari awal pengumuman kalau kartun ini bakal tayang, gue langsung pengen garap. Meski beberapa minggu sebelum penayangan, orang Yuki enggak ada yang tertarik buat diajakin. Akhirnya gue move-on ke warung sebelah (baca: moesubs), dan sedikit curhat di sana. Eh, tahunya si iLuminarie sama Nezumikyun nimbrung, dan akhirnya sepakat buat ngerjain kartun ini. Awalnya pengen ngajakin Paman Himeko juga, tapi dianya enggak mau, ya sudah, cuma jadi proyek join dua fansub saja.

Kalian mungkin tahu sendiri, kalau di tengah-tengah perjalanan, sempat terjadi miskomunikasi antara Yuki dan USW, yang ujung-ujungnya kartun ini diambil alih sepenuhnya oleh pihak Yuki. Yah, nambah beban di gue sih, kudu nge-timing, editing, sama encoding buat 1 kartun. Biasanya kalau sampai 3 job begini, gue udah males. Untungnya, kartun ini enggak bikin gue bosan, bahkan sampai akhir episode.

Soal kartun ini sendiri, memang jalan ceritanya terasa tergesa-gesa, banyak scene yang seakan dipaksakan “ada” tanpa diikuti oleh prolog cerita yang pas. Tapi terlepas dari itu, secara keseluruhan masih menyenangkan untuk dinikmati.


Akhir kata dari gue, “Jangan pernah melupakan mereka-mereka yang telah mewarnai hidupmu, mengisi hari-harimu, bercanda-tawa denganmu, dan yang selalu ada di sampingmu. Karena kita semua tidak akan pernah tahu, kapan kita akan kehilangan semua itu. Jangan sampai kamu menyadari betapa berharganya hidupmu setelah semuanya termakan oleh waktu.”


Para pemilik kemampuan khusus yang berperan:
Penerjemah: iLuminarie
Penyunting, Penata rias, Penyelaras waktu: Hoshii
Pengolah video: Nezumikyun , Kukky
Penyelaras akhir: Nezumikyun, iLuminarie, Hoshii


Silakan mengunduh takarir di menu Berkas.
Cocok dengan semua jenis video versi TV yang tersebar di internet.

Kalau kalian masih menyimpan berkas videonya dari episode pertama sampai terakhir, langsung kontak gue (Hoshii) via Discord atau PM Fanspage.